Give your website a premium touchup with these free WordPress themes using responsive design, seo friendly designs www.bigtheme.net/wordpress

Sprinkler

 

Sprinkler merupakan salah satu sistem proteksi kebakaran media air yang banyak digunakan di Indonesia. cara kerja Sprinklers adalah mendeteksi panas berdasarkan suhu. suhu pada kepala sprinkler bermacam-macam, tergantung dari potensi kebakaran di tempat tersebut. ketika efek panas dari api telah terdeteksi, kepala Sprinkler akan pecah. sehingga aliran air dari dalam instalasi pipa akan memancar ke lubang yang pecah tersebut. Setiap kepala sprinkler ditutup oleh bola kaca yang peka terhadap suhu panas, sedangkan bagian lainnya adalah logam yang tahan terhadap tekanan. Kaca bohlam ini berfungsi untuk penahan tekanan air dari pipa instalasi. bertindak sebagai plug yang fungsinya mencegah air mengalir sampai bohlam pecah / suhu lingkungan sekitar kepala sprinkler mencapai titik tertentu untuk aktivasi sprinkler secara individu. setiap sprinkler aktif secara independen di lokasi yang bersuhu tinggi saja, jumlah sprinkler yang beroperasi hanya yang berada dekat dengan api, sehingga tekanan air akan bekerja sempurna memancar ke titik asal api.

Kategori proteksi Sprinkler untuk Bangunan

 

Sistem bahaya kebakaran ringan

klasifikasi ini untuk tempat seperti perkantoran, perumahan, pendidikan, perhotelan, rumah sakit. proses pancaran adalah 2.25 mm/menit, luas daerah kerja maksimal : 84 m2.

Sistem bahaya kebakaran sedang


Kepadatan pancaran diangka 5 mm/menit, dengan daerah kerja maksimum yang diperkirakan : 72 – 360 m2, contoh klasifikasi ini adalah bangunan industri ringan seperti : pabrik susu, elektronika, pengalengan, tekstil, rokok, keremik, pengolahan logam, bengkel mobil dan lain-lain.

Sistem bahaya kebakaran berat


kepadatan pancarannya adalah 7.
5 – 12.5 mm/menit, sedangkan daerah kerja yaitu 260 m2. tempat-tempat yang masuk kategori ini antara lain pabrik kimia, korek api, bahan peledak, karet busa, kilang minyak, dan lain-lain.