Give your website a premium touchup with these free WordPress themes using responsive design, seo friendly designs www.bigtheme.net/wordpress

Ducting

Ducting untuk AC biasanya dipakai untuk instalasi AC sentral atau Ac Split Duct. Sentral biasanya diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruang kita. Contoh AC Central adalah di mall atau di dalam bis ber-AC.

Sedangkan Sistem ducting untuk AC, atau juga popular dengan sebutan “Air Handling System”, merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.

Selain efisiensi, juga ada tuntutan kenyamanan (termasuk kesehatan dan keselamatan) bagi pengguna. Oleh karena itu dalam desain ducting meliputi pula desain untuk kebutuhan ventilasi, filtrasi, dan humidity. Tiap tipe sistem ducting memiliki manfaat untuk aplikasi tertentu. Suatu tipe sistem yang tidak umum dipakai mungkin lebih efisien bila dipakai untuk suatu aplikasi tertentu yang tergolong unik. Saat ini telah banyak dikembangkan berbagai tipe sistem ducting, dan ini akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan munculnya aplikasi-aplikasi yang baru. Dalam suatu desain ducting untuk suatu gedung tertentu, sangat mungkin beberapa tipe dipakai untuk memenuhi masing-masing kebutuhan.

Jenis – Jenis Ducting

  1. 1. Ducting kotak atau sering disebut square duct.

        Ducting kotak atau square duct adalah jenis ducting yang berbentuk kotak (segi empat) dengan ketebalan bahan yang disesuaikan dengan dimensi ducting tersebut.
    Bahan ducting ini ada yang menggunakan zincalume, galvalum, BJLS, mild steel, dan ada juga dengan bahan polyurethane. Ketebalan bahan yang digunakan pada ducting kotak selalu berbeda-beda, jika ducting itu terbuat dari bahan material Zincalume, BJLS, galvalum dan mild steel umumnya ketebalannya tergantung dari besaran dimensi ducting tersebut. Semakin besar dimensi ducting maka semakin tebal bahan yang digunakan. Lain halnya dengan ducting yang berbahan polyurethane panel, ketebalan bahan nya standar (umumnya 20mm) dimensi ducting tidak berpengaruh pada ketebalan bahan karena bahan sudah standar pabrik, untuk mengantisipasi ducting besar yang seharusnya menggunakan material yang lebih tebal maka dipasang penguat (silangan penguat) didalam nya.
    Fungsi dari ducting ini sebagai media untuk mendistribusikan udara baik resirkulasi (AC central, splite duct, AC cleanroom system) maupun non sirkulasi seperti Fresh air, exhaust air, atau AC cleanroom all fresh air).

    2Spiral dan rounduct.

          Ducting spiral dibuat dengan menggunakan mesin rol yang canggih, kelebihan ducting ini bisa panjang hingga 4-6 meter, namun jenis ducting ini ketebalan bahan nya terbatas, umumnya mesin rol pembuat ducting ini hanya mampu mengerol dengan ketebalan maksimal 1,2mm. Selain jenis spiral ada juga yang disebut rounduct. Jenis ducting ini umumnya dibuat dengan mesin manual dan mesin semi otomatis. kelebihan ducting ini bahan yang digunakan bisa menggunakan bahan yang lebih tebal dari bahan ducting spiral duct. Kelemahan ducting ini hanya bisa dibuat dengan panjang maksimal 2,4-3 meter dan itupun dalam diameter kecil karena bahan plate standar nya 1,2 x 2,4 meter.